Cerita Sex Gay Terbaru

Itil Training Video ITIL Foundation Review
Cerita Sex Gay Terbaru - Cerita Dewasa Homo Sangat Sensual dan Hot -  Bisa dikatan diriku sangat menyukai untuk melakukan hubungan sex, tidak bisa di pungkiri jika napsu ini sudah datang dan tidak bisa terbendung, banyak hal dan ide sering aku lakukan walaupun tidak sedikit tercapai dengan sempurna. Akulah Doni anak hukum di salah satu perguruan tinggi di kota ini, selain sibuk dengan kuliahku, aku sering menghabiskan waktu di depan komputer, bukan karena membuat tugas saja akan tapi sibuk di dunia maya untuk mencari patner sex, walau memiliki kriteria untuk berhubungan sex, tapi ada kalanya semua aku terima tanpa memandang bulu, hanya untuk memenuhi birahi ku ini.

 Cerita Sex Gay Terbaru


Tangan yang sering menjadi pendampingku dikala aku napsu sudah menjadi hal yang rutin, banyak pria yang sering ku ajak untuk sekedar berhubungan sex, tidak hanya cepat bosan akan satu atau dua pria yang aku temui, tapi varian sex sangatlah aku cari. Dari media sosial hingga situs dewasa menjadi favoritku di depan komputer, dari hanya sekedar melihat dan menonton, hasil download film yang kusuka pun penuh di dalam harddisk ku.

Diantara teman-teman dan keluargaku, sikapku akan ketertarikan kepada pria sangat ku jaga, walau mungkin beberapa orang sudah mulai curiga karena keteledoranku sendiri, tapi itu semua tidak pernah membuat diriku jera akan terus mencari patner sex, pria dengan lekuk tubuh sexy berpenampilan menarik dan berbulu itu sangat menjadi incaranku. Aku sadar aku memiliki kelainan ini, tapi aku tidak menyesal akan semua ini, apapun akan ku cari dan kulakuakn demi dapat patner untuk berhubungan sex.

Malam ini aku terbangun karena cuaca membuatku sangat gerah, setelah kunyalan rokok di kamarku, segara aku berselancar di dunia manya, tak kalawaktu itu napsu diriku keluar kembali dan ingin dilampiaskan, berniat mencari orang di jalanan, akhirnya ku putuskan untuk keluar rumah sambil ku mencari makan dan menghilangkan hawa panas ini, segera ku melangkah dan melaju menggunakan motorku menuju tengah kota. Masih saja cuaca terasa sangat panas, tersadar aku akan musim kemarau segera aku berparkir di salah satu mini market dan membeli rokok serta minuman ringan yang kutemui di tepi jalan.

Santai sambil menikmati minuman dan rokok yang baru ku beli, terlihat di sebrang seorang pria yang sedang mencuci angkotnya, sambil ku perhatikan ternyata pria itu hanya menggunakan celana pendek tanpa baju dan sadal jepit saja. Badanya tidak kurus maupun gemuk tapi berisi, tingginya sama dengan diriku, mungkin dia merasa gerah sama sepertiku, sedikit ku perhatikan ke jalanan, ternyata jalanan pada saat itu sangat sepi, warung dan penjual makanan sudah tutup, jadi  hanya tinggal aku penjaga mini market 2 orang di dalam dan pria yang mencuci mobil di depanku ini saja.

Napsu ini tiba-tiba muncul setelah lama memeperhatikan kesexyan tubuh pria di sebrang jalan itu, hingga akhinya diriku berniat menghampiri dan ingin melihat sedikit lebih jelas apa yang kuperhatikan tadi, setelah ku menyebrang jalan dan menyapanya teryata dia adalh pemilik angkot tersebut , karena penumpang sepi dan tidak bisa tidur oleh cuaca yang gerah ini, diapun berinisiatif  untuk mencuci dan membersihkan mobil angkotnya. Sedikit berbasa basi sambil menawarkan minum dan rokok yang kubawa, akhinya kita saling kenalan, pria asal sebrang ini sudah hampir 2 tahun menjadi supir, tadinya ada keneknya cuma dia sedang kembali ke kampung karena ada urusan.

Sambil ku mengajak ngobrol dia, Toms nama panggilanya itu, dia tetap membalasnya walau tangan dan perhatian matanya tertuju pada angkot yang sedang di cucinya.Badan yang basah karena keringat dan air dari cucian itu seakan menarik mataku, birahi di dalam diriku mulai bergejolak, kaki yang berbulu dan betis yang kekar tidak luput dari incaran mataku, tanganya yang sering di taruh ke atas untuk memcuci bagian atas mobilpun membuat aku tidak karuan, tidak hanya ketiak yang berbulu tipis tapi beberapa otot yang cukup besarpun seakan membuat diriku ingin menikmati tubuhnya yang bagus ini. Dia merasa senang aku ajak berbincang, tetapi aku takut menggagu pekerjaanya, sedikit ku tanya lebih dalam tentang kehidupanya, ternyata dia anak yang baik, jikala napsu sedang menghadang, dia hanya menggunakan tanganya dan bukan mencari wanita yang siap untuk melampiaskan napsunya.

Perjaka ternyata pria yang sedang ku nikmati tubuhnya ini oleh mataku, hingga saat dia membersihkan sela sela kotoran di ban mobilnya, aku perhatikan tonjolan yang keluar dari boxer yang dikenakanya, pria ini tidak menggunakan celana dalam lagi, jadi hanya boxer saja yang menutupi kejantanya. Kesempatan demi kesempatan tidak aku lalui, rokok pun sambil terus ku hidupkan, aku berusaha untuk melihat jelas kepala batang kontolnya yang besar walau dalam keadaan sedang lemas, masih saja kami mengobrol hingga dia selesai mencuci angkotnya dan memansakanya, taklama dia masuk untuk mermbersihkan bagian dalam, akupun mengikutinya berniat untuk membatu, dia malah menyuruhku duduk di depan sambil menyalakan lagu di radio yang berada depan di depanku.

Setelah beberapa menit, akupun melihat kearah belakang, ternyata dia sudah selesai memebersihkan bagian dalam mobil dan kini sedang memojok di belakang sambil beristirahat  melonjorkan kaki, segera kubukakan minuman dingin yang ku beli tadi di mini market, ku berikan sambil ku duduk di depanya, lagu santai yang mengiringi kita berdua di dalam mobil semakin membuat aku menjadi napsu kepadanya, badan yang ku dari tadi kini terlihat begitu jelas sehingga membuat lidah ini sudah tidak sabar untuk menjilatnya, kontolkupun bangun tanpa perintah dan menegang seiring ku memandang dari raut muka badan hingga jendolan batang kontol di boxer yang ia kenakan.

Entah ide mana yang harus kugunakan saat itu, spontan aku memegang otot yang ada di tanganya itu, sedikit basah dan lengket saat kurasakan, dia mengarahkan penglihatanya kepada mukaku, dirikupun takut akan marah, segera aku memuji sambil terus memegang dan meremas tanganya yang kuat itu, sambil terseyum dia bertanya apakah dirinya gagah dengan postur seperti itu, setelah ku merasa ideku berjalan, aku terus memuji sambil ku pindahkan tangan ke bagian dadanya, puting yang kecil itu aku segajakan untuk di tersentu oleh jermari-jemariku, dia sedikit protes dan menutup dadanya oleh tanganya sendiri sambil tertawa malu.

Kini pahanya yang menjadi incaran dari jariku, masih dalam keadaan ku memuji dan alunan lagu berganti dengan sendirinya, dirinyapun sadar akan diriku yang tertarik kepadanya saat itu, dia segera bertanya apakah diriku tidak pulang ke rumah karena waktu sudah menunjukan hampir pagi, jariku yang masih meremas pahanya yang keras sexy walau basah itu segera aku membalas karena merasa suntuk dan tidak ada teman tidur, entah keberuntungan atau apa, aku merasa dia tidak menghiraukan perilakuku kini, masih dalam keadaan menyender ke bagian belakang angkot, dia menutup mata sambil terdiam, dirikupun masih asik menikmati pahanya ini oleh jari tanganku, karena napsu yang semakin menjadi-jadi, kuarahkan jariku untuk menyentuh bagian dari kontolnya itu, diapun segera bangun dan melotot melihatku, seperti marah dan tidak suka karena ulahku, segera aku meminta maaf sambil memberikan seyum.

Dia masih merasa kaget dan aneh, ada pria suka akan pria, tapi ku menegaskan bahwa aku napsu dan sangat ingin bersetubuh saat melihat dan memperhatikan dirinya, akupun jujur karena aku salah satu pria penikmat pria di dunia ini. Akupun suka akan menghisap dan di sodomi oleh kontol para pria, sedikit ku berjujur tentang diriku kepadanya, diapun seakan tidak mengerti, tapi aku menawakan kepadanya bagaimana jika untuk mencobanya, dia melihat kosong ke arahku, sambil ku terseyum dan tidak membuang waktu lagi, aku segera meremas kembali batang kontolnya, setelah ku buka celananya dan metarik keluar, kontol yang berlum disunat itu segera ku lahap dengan lidah dan mulutku sambil ku pergang erat oleh tanganku.

Sedikit bau khas pria kucium saat itu, tapi tidak mengurangiku untuk menghentikan napsu hisapan dari muluku, hingga gini kontolnya sudah masuk penuh di dalam mulutku, aku merasakan perbedaan yang cepat dari kontolnya ini, urat-urat yang keras dan batang yang membesar membuat aku semakin napsu dan liar untuk menghisapnya, sedikit dia menolak dan menahan kepalaku, tapi tetap kupaksaan hingga dia benar benar menikmati dan jatuh dalam birahi oleh ulah mulutku kepada kontolnya, kini dia membuka lebar bagian kakinya, hingga aku bisa melihat jelas kontol dan buah zakarnya yang bagus tepat di depan mukaku, kini dia merasa enak dan nikmat, setelah akhirnya dia dibuat telanjang dan birahi olehku, diapun segera menarik kepalaku keatas.

 Terpikir dibenakku saat itu, apakah benar-benar dia ingin menghentikan ini semua, tapi itu tidak terjadi, benar nyatanya aku di suruh untuk masuk kedalam kontrakanya, selain tidak jauh dari dia memarkir mobil, akupun segera turun dan menaruh motor di halaman kontrakanya, setelah dia memastikan aman di luar, pintu kamarnyapun di bukakan dan kita masuk kedalam berdua, kini dia berbaring di atas kursi sambil membuka celana boxernya tadi, segera ku kunci dan ku matikan lampu, aksiku untuk membuat birahi diapun di lanjutkan kembali, sambil ku buka baju, kontolnya yang besar dan tegang itu membuat terlihat seperti yang sudah disunat, dirinya meyakinkan diriku untuk mau melakukan ini semua, sambil ku mengangguk aku segera menghisap kembali batangnya yang di sodorkan kepada mulutku, jermari ku tidak tinggal diam, pentil yang ada di dadanya dan tanganya yang berotot itu aku belai dan ku remas, ternyata dia menikmati semua permainanku, buah zakar yang ku telan satu demi satu dan muka yang ku raba terus-menerus itu seakan membuat dia pasrah dan sudah tidak kuat lagi menahan carian birahi yang membasahi mulut dan lidahku.

Kini ciran yang tercampur dengan liur di dalam mulutku aku telan habis sambil mengocok kontolnya yang berdenyut itu, aku menarik kedua kakinya ke atas, sedikit enggan dan canggung dia rasakan, tapi kini sudah basah semua bagian pantat hingga lubang duburnya, karena napsu dan birahi ini yang memuncak, aku sudah tidak memikirkan lagi bahwa itu kotor, walau terlihat bersih dan tidak berbau, bulu bulu di garis pantatnya semua layu oleh ulah lidahku yang membanjirinya, kini dia berdesah secara terus menerus, akupun memasukan jemariku kedalm anusnya, dia menolak dengan tegas, aku sadar akan itu dan aku tau bahwa pria ini hanya mencari lubang, hingga entah berapa lama ku habiskan air liurku di bagian tubuhnya, kini aku bangun dan membuka celana, segera keadaan kamipun telanjang bulat berdua, akupun duduk di atas kasur dan mengangkat kaki untuk memberitaukan bahwa aku siap untuk dia nikmati malam ini dan berharap dia segera menyodomi pantatku yang sudah berdenyut dari tadi.

            Setelah dia sadar bahwa diriku minta untuk di sodomi, segera dia menghampiri ku, tanganya mengambil lotion saset yang tergeletak di pinggil kasur itu, dan bantal ku simpan untuk mengangkat pantatku, supaya gampang dia memasukan kontolnya yang besar dan tegang itu kedalam lubang anusku, setelah dia melumuri kontolnya dengan lotion di tanganya kini kami basah oleh keringat masing masing, kontol yang besar itu di masukan perlahan olehnya kedalam anusku, sedikit ku dorong pantatnya oleh tanganku, kini masuk sudah semua batang dari kontol yang besar itu, sedikit perih dan sakit kurasakan membuat dia menahan sebentar untuk tidak menggesekanya, akhinya aku bisa nyaman oleh kontolnya dan terlihat ku sudah menikmati dan santai, kini dengan kasar dia meyodomiku, desahan yang keras semakin membuat aku menikmati dan terhanyut akan birahi kita berdua.

            Aku sadar bahwa pria perjaka ini baru pertama kami memasukan kontolnya kedalam lubang, hingga aku harus terus membimbingnya sedikit demi sedikit, tapi tanpa pelajaran yang panjang, kini dia pandai memainkan kontolnya di dalam lubangku, masih saja dengan kasar dia menghantam dan menikmati duburku, tanganku sibuk akan memaikan puting dan meraba badan serta tanganya yang dibuat untuk menopang tubuhnya di atas kasur, hingga ku rasakan cucuran keringat di dadaku, akupun menahan pahanya untuk menarik kontolnya dari anusku, berniat berganti posisi, dia tetap memekasaku untuk bertahan di posisi itu, apa boleh buat, aku kini pasar oleh ulahnya, merasa dia puas akan tubuhku, kini diapun menjulurkan lidahnya di dalam dadaku, sungguh nikmat yang tidak terbayangkan, kini keringatku yang tercampur oleh keringatnya menjadi landasan lidahnya yang liar itu, ku rasakan betapa geli dan nikmat saat dada hingga leherku di buat basah olehnya, aku segera mengangkat kepalanya dan menaruh di atas kepalaku.

            Kontol yang masi asik di lubangku, membuat aku tidak bisa menahan semua dari napsu dirinya, dengan niat ku ingin menikmati lidah dan bibirnya di mulutku, segera dia menancapkanya mulutnya di dalam mulutku ini, arom rokok dan rasa hangat membuat sensai tersendiri di mulutku, sambil terus dia menyodomi pantatku, aku peluk erat bagian badanya, sementara dia sibuk menciumiku, kontolku yang tergesek oleh perutnya mengeluarkan carian birahi dan membasahi badan kami berdua, aku merasa betapa kuatnya pria ini menyodomi pantatku. Dengan kasar dan terus-menerus dia menancapkan kontolnya di lubang pantatku ini.


            Akhinya kurasakan dia sudah mulai menuju kelimak, raut muka dan desahan yang mengeras membuat aku yakin bahwa itu sebentar lagi membawanya ke inti dari hubungan sek kita, masih dalam posisi berpelukan, aku menarik kembali kepalaya dan menjilati lidahnya sambil ku katakan bahwa diriku ingin menelan air peju dari kontolnya, setelah itu dia menarik kontolnya dan memeberikanya kepada mulutku , aku segera mengambil tisu dari kantong celanaku, setelah ku bersihkan segera ku hisap sambil ku kocok dengan cepat, diapun menggeram ke enakan dan memberi tau bahwa pejunya akan segera keluar, dengan sigap mulutku menelan habis kontolnya hingga ke kerongkonganku, dan ternyata, deras dari aliran peju di kontolnya terasa di lidahku dan muncrat masuk ke dalam kerongkonganku.

            Dia mengegrakan badanya sambil meraih kursi oleh tanganya, karena aku tau dia begitu sangat puas dan mnikmat, ku telan habis akhirnya semua peju yang banyak itu dari kontolnya, bukan hanya memenuhi rauang mulutku tapi sampai keluar dan membasahi dagu serta dadaku, seakan dia menahan mulutku dari kontolnya, aku tetap memaksa menghisap hingga dia benar benar lemas dan merasa kebal, akhinya ku lepaskan kontolnya yang masih tegang itu, gini aku mengocok di depan badanya sambil duduk di pangkuanya, dia aga sedikit risi akan perilaku saaat itu, tapi aku terus mengocok hingga muncrat semua peju di badanku dan mengenai beberapa bagian badanya, sambil ku raih pundaknya, aku merasa begitu puas dan tersalurkan akan birahi ku malam ini. Kontol yang menegang dan pantat yang berdenyut ini kini sudah terbayar oleh supir angkot ini.

            Tak lama dari itu dia menarik kepalaku dan melumuri kembali lidahku oleh liuirnya dan menghisp bibirku oleh bibirnya, sabil tanganya memeluk badanku yang lemas, kamipun beristirahat sejenak, dia menyuruhku untung tidur malam ini di tempatnya, setelah kita kembali dari kamar kecil, akupun tidur di sampingnya sambil memeluk dan memaikan kontolnya kembali. Sambil terus membayangkan dan terus menikmati sisa sisa hubungan sex kita, akhinya tidak lama dari kita tidur, dia meminta aku untuk mengulangi semua kejadian tadi kepadanya.

            Dengan senang dan suka rela, aku puaskan napsunya yang kedua dengan begitu liar, kini aku siap dengan permainan kasar temanku ini, hingga malam berganti pagi, kamipun habiskan berdua di kamar tanpa ada yang menggangu. Segera ku pamit dan pulang, setelah kontolku terpuaskan dan pantatku termanjakan, aku kini sudah siap-siap untuk kembali belajar di kampus. Sambil terus melihat mukanya di handphone ku, aku masih saja menikmati sisa – sisa kenikmatan bedua bersamanya.

            Sampai kini kami masih sering berhungungan walau sering kasar dan liar aku tetap menikmati dan melayaninya, walau aku berpikir apakah dia berubah menjadi seperti diriku semenjak malam itu, atau hanya membuat diriku sebagai pelampias dan budak napsunya, tapi aku tidak pernah mempertanyakan kepadanya, walau jujur aku main sex bukanhanya dengan dirinya sendiri tapi hanya dia yang membuat aku bisa main sampai berkali kali sehari bahakan setiap aku merasa birahi, di saat dia senggang dan santai di kamar kontrakanya. Maaf  jika aku lancang memeberitukan cerita ini kepada orang lain, semoga dia tetap mau mengantam pantatku oleh kontolnya, terima kasih TOMS.
Download ITIL Online Review