Cerita Ngentot Berkat Obat Peransang

Itil Training Video ITIL Foundation Review

Cerita Ngentot Berkat Obat Peransang - Sebut saja namanya Pak Salman adalah seorang tetanggaku yang tekenal suka bercanda terutama yang berbau pornografi, Lalu dia tiba-tiba nyeletuk katanya dia baru saja membeli sebuah obat perangsang wanita Cair yang harganya sangat mahal, kemudia dia mulai cerita banyak hal mengenai  khasiat obat Perangsang Cair tersebut, dan  katanya bisa membangkitkan libido wanita dengan cepat sekali, ah akupun iseng-iseng minta padanya  obat perangsang wanita itu, dengan dalih aku ingin membuktikannya, Dan karena kami memang sudah sangat akrab Pak salman tanpa banyak tanya langsung memberikan satu botol obat perangsang yang berukuran kecil itu,
  Cerita Ngentot Berkat Obat Peransang
Cerita Ngentot Berkat Obat Peransang

Dan dia berpesan  jangan dipakai semua, sisanya dia minta dikembalikan, percaya ga percaya akupun mengambilnya, Sebenarnya di dalam hati dia bertanya juga , obat perangsang itu mau dicobain ke siapa ya? Sementara wanita yang tinggal di rumahku hanyaa pembantuku saja. Lalu istriku sedang pulang ke rumah orang tuanya….hmmmm .... yah sudahlah sementara obat ini kusimpan dulu.

Pertandingan Sepakbola sudah berlangsung sekitar 45 menit, Dan Acaranya diselingi  oleh komentator serta iklan sponsor, Saat jeda seperti itu  biasanya bapak-bapak juga ikut komentar sambil ngobrol satu dengan yang lain. Akupun pergi ke luar sebentar untuk menjernihkan mataku yang agak pedes.

Ketika aku berada di halaman rumah beberapa saat kemudian muncullah dua anak SMA yang masih memakai seragamnya menyapaku dengan sopannya, karena mereka lewat didepan rumahku, Sepertinya aku mengenali mereka. Mereka berdua anak tetangga RT sebelah, yang namanya fanny dan Dita.

Sesaat setelah Mereka berjalan beberapa langkah melewati depan rumahku , Lalu tiba-tiba saja mereka berhenti dan sepertinya saling berbisik. Mereka kemudian kembali lagi mendekat kearahku sambil  mereka menyodorkan sebuah Proposal untuk kegiatan Karangtaruna Ditempatku, Dan aku terima proposalnya lalu aku suruh mereka kembali lagi nanti sore untuk ambil uangnya di rumahku.

Akupun masuk lagi ke dalam rumahku untuk melanjutkan nonton pertandingan sepakbola yang semakin seru , Dan bapak-bapak mulai bersorak ketika tim favoritnyanya sudah berhasil menjebol gawang musuhnya. Beberapa menit kemudian pertandingan sudah selesai dengan score imbang 2-2.

Satu persatu mereka mulai pamit pulang, Sekarang  rumahku kembali tenang. Dina Pembantuku mulai sibuk membersihkan ruangan serta  mencuci gelas-gelas kotor karena tadi tetanggaku banyak sekali yang datang. Dan tiba-tiba Perutku mulai terasa lapar karena dari tadi belum makan, selanjutnya akupun menuju ruang makan.

Dina Pembantuku membuatkan teh panas kesukaanku dan menaruhnya di dekatku, terlintas ide jahil yang tiba-tiba muncul didalam pikiranku, Rasanya  ingin menguji khasiat dari obat perangsang cair yang diberi Pak Salman tadi, Dan kuteteskan obat Perangsang cair ke dalam teh panas Lalu aku memanggil pembantuku, “Dina, ini tehnya buat kamu minum aja, soalnya aku dari tadi sudah terlalu banyak minum teh manis, ambilkan aku air putih saja”.

Dina pun segera memberikan air putih kepadaku lalu  membawa teh panas itu ke dapur. “Ehhhh.....Jangan dibuang lo Din, kan sayang, Sebaiknya kamu minum aja teh manisnya”, kataku meyakinkannya .Nah kurasa jebakanku  berhasil, Diam-diam kuperhatikan dari ruang makan,

Dina mulai meminum teh panas yang telah kucampur dengan obat perangsang wanita tadi. Sudah Habis  setengah gelas ia tminum air tehnya , lalu Dina melanjutkan mencuci gelas dan piring tadi, dan beberapa saat kemudian ia meminum lagi teh itu sekaligus menghabiskannya, Dan mungkin karena gelasnya mau di cuci sekalian. Wah,  HeheHe.....jebakanku berhasil,

Dina sudah meminum semua teh tersebut, Sekarang aku tinggal menunggu bagaiman reaksi dari obat perangsang wanita tersebut. Lalu Beberapa menit berlalu Dina mengambil sapu untuk membersihkan ruang tamu, Seperti biasanya aku befrpura-pura cuek dan masuk ke kamar sambil membaca koran, tetapi pintu kamar kubiarkan terbuka, supaya aku bisa leluasa  memperhatikan gerak-gerik Dina dari kejauhan.

Dan ternyata benar setelah beberapa saat gelagat Dina mulai nampak aneh, gerakan dia menyapu tak selincah biasanya, lalu tatapannya seperti melamun mirip orang yang sedang bingung dan gelisah. Dina pun meletakkan sapunya lalu masuk ke dalam kamarnya. Akupun segera keluar kamar dan berpura-pura ke kamar mandi, sesampainya di depan kamar Dina segera kuintip dia dari lubang kunci  pintu.

Wah….ternyata benar dugaanku , Si Dina masturbasi dengan hebatnya untuk memuaskan nafsunya, dan ternyata khasiat obat perangsang wanita itu terbukti, lalu kulanjutkan lagi mengintip Dina dan aku mencoba untuk tak mengeluarkan suara yang keras, takutnya  mengganggu konsentrasi Si Dina yang lagi horny banget di kamarnya.

Lagian aku ingin menikmati pemandangan itu, ohhhh...ternyata tubuh Dina sexy juga, dan wajahnya kelihatan cantik saat orgasme, Dina membuka lebar-lebar pahanya, dan selangkangannya diraba-raba dengan tangannya sendiri lalu satu lagi tangannya meremas-remas payudaranya sendiri.

Matanya merem-melek lalu bibirnya sedikit menggigit karena menahan nikmat yang luar biasa. beberapa saat kemudian jarinya mulai dia  masukkan ke dalam Vaginanya yang cukup lebat dengan rambut hitam yang tumbuh diareanya. Diapun mengesek-gesekan memek dengan jarinya.

Dengan gerakan keluar masuk semakin cepat lalu melambat  kemudian dipercepat lagi, sambildimainkannya itil yang nampak berwarna merah muda, dan diputar-putar kemudian digesek-gesek. Wajahnya menengadah ke atas sambil memejamkan matanya kemudian Dina mulai mempercepat jarinya keluar masuk ke dalam memeknya.

Terus terang saja  akupun ikutan terangsang, tanpa sadar aku membuka perlahan retsletingku dan kukeluarkan kontolku yang sudah ngaceng dari tadi, lalu tangan kananku mulai mengurut penisku maju mundur, dan aku onani di depan pintu kamar Dina.

Sambil terus mengintip dari lubang pintu itu aku mulai membayangkan sedang meniduri SiDina, Dengan posisi aku berada di atas tubuhnya Dina sambil kumasukkan penisku ke dalam memeknya, dan bayangan itu semakin jelas didalam pikiranku yang semakin ga terkontrol, lalu aku mengocok penisku terus menerus dan berusaha tak mengeluarkan suara.

Yah...takutnya Dina mendengarnya, Nah beberapa saat kemudian Dina mulai mengerang dan mencoba menahan suaranya, sambil pinggulnya nungging dan  kepalanya mengarah ke samping dan tangannya keluar masuk memeknya yang semakin cepat lalu mulai terhenti, Kemudian Dina terkulai lemas karena  dia sudah mencapai klimaksnya,

Dina sudah orgasme, lalu aku masih onani karena tanggunglah nih  penisku sedang nikmat-nikmatnya kuikocok, segera kuintip Dina yang masih terkulai lemas dan pahanya masih terbuka lebar, lalu kukocok-kocok kembali semakin cepat sambil kuperhatikan bentuk memeknya yang basah itu, oooooh sungguh menggairahkan sekali, dan tak lama kemudian aku pun segera mengeluarkan sperma di depan pintu kamar Dina.

Lalu segera  kubersihkan dengan kain pel yang ada  di dekat pintu kamarnya lalu kumasukkan kembali kontolku, dan aku pun kembali ke kamarku sambil berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Dan dari kamarku terlihat Dina mulai melanjutkan menyapu lantai ruang tamu, sesaat kuperhatikan Dina dan kuingat lagi  pemandangan tadi , hmmmm ternyata Dina cantik juga ya saat  bugil tadi.

Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, akupun keluar dari kamar untuk memberi makan ikan emasku di akuarium, lalu Dina mendekatiku sambil membawa sebuah tas kecil, dia kelihatan cantik dan segar karena habis mandi. Dia berdandan dengan make up minimalis di wajahnya, lalu dia segera pamit mau pulang karena di rumahnya akan diadakan hajatan mungkin besok sore dia kembali lagi.

Lalu aku memberinya  uang Rp.50.000 untuk ongkos naik angkot atau ojek. Dan Dina pun segera berlalu dari hadapanku, sesaat kuperhatikan dari belakang bodynya serta bokongnya yang sintal dan seksi, kumulai membayangkan dia telanjang seperti tadi sore saat dia sedang masturbasi. hmm Dina ini  memang cantik untuk ukuran seorang pembantu, tapi sayang mungkin karena faktor ekonomi jadi nya orangtuanya tidak mampu membiayainya untuk melanjutkan sekolah .

Dan beberapa saat kemudian terdengar pintu rumahku diketuk, kayaknya  ada tamu. Dan tamunya ternyata Dita, Salah satu anak SMA yang tadi memberiku proposal dan tadi aku suruh ke rumhku saat sore hari. dengan janji aku mau memberikan sumbangan sore ini, lalu aku menyuruhnya masuk.

 “Lho Mana Fanny?”,tanyaku.
“Fanny sedang  dirumah Pak RW buat ngambil sumbangan juga, om, Dan sekarang kami bagi tugas Om”, jawab Dita.

Aku pun segera masuk ke dapur dan membuatkan  Dita minuman, lalu disaat memasukkan gula ke dalam gelas, tiba-tiba muncul niat jahilku, dan aku teringat dengan obat tetes yang tadi sukses saat  mengerjai Dina pembantuku .

Akupun mencoba untuk ngerjain Dita, kuteteskan beberapa tetes ke dalam teh yang aku buat untuk Dita dan kubawa ke ruang tamu. Aku mempersilakannya minum dan kukatakan padanya bahwa pembantuku sedang ada perlu dan pulang ke rumahnya, jadi aku yang membuatkan minuman.

 “Ah ga enak nih jadi ngrepotin om, makasih ya om”,  lalu Dita meminum seteguk dan kami pun lanjut ngobrol lagi, sesaat kuperhatikan Ditapun menjelaskan panjang lebar mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan dan mulai kuperhatikan sesekali dia meneguk minuman yang telah tercampur dengan obat tetes itu. Dengan sabar akupun menunggu reaksinya sambil berpura-pura memperhatikan semua yang dia jelaskan padaku.

Selang beberapa menit kemudian nampak Dita mulai tersedak, dan omongannya mulai sedikit kacau, akupun tersenyum kecil dan didalam hati aku bersorak karena obat perangsang wanita itupun mulai menunjukkan reaksinya, kelihatan kaki Dita mengusap kecil seperti menggesekkan pahanya ke bagian memeknya, namun  dia berusaha menyembunyikan hal itu  dariku, padahal aku sudah tahu itu reaksi karena libidonya mulai naik.

“Minumnya dihabiskan dulu non,  mumpung masih anget, apa perlu  aku tambah lagi?” kataku.
“ahhh ssh.. u…udah ga usah ma…makasih”, jawabnya sambil sedikit terbata sambil berusaha menghabiskan minumnya,
Dita juga mulai berdiri dan mau pamit. lalu dia mengulurkan tangannya untuk bersalaman, segera kupegang tangannya yang sedikit bergetar itu.

“Nanti aja pulangnya non, kita ngobrol dulu ya ”, sambil kudekati tubuhnya dan kupegangi tangannya yang satu lagi. sekarang kami pun saling berpegangan tangan dan berdiri berhadapan, Dita juga mulai salah tingkah, kemudian kutarik tubuhnya  pelan-pelan kearah  tubuhku, dan kurasakan dadanya berdegup kencang , diapun malu sambil menundukkan pandangannya.

Dan dengan pelan kuangkat dagunya lalu  dia menatapku, kami bertatapan cukup lama, kemudian  dengan mesranya  kusentuh bibirnya yang mungil itu, Dita pun diam saja sambil kurasakan dadanya semakin berdegup kencang. lalu kudekatkan tubuhku hingga tubuh kami bersentuhan sambil kupegang pinggulnya, dan menariknya ke arah  tubuhku pelan-pelan.

Dengan pelan mulai kudekatkan bibirku ke wajahnya, lalu kusentuh bibirnya dengan bibirku, Ditapun mendesah  sambil memejamkan matanya seolah dia mengijinkan aku menciumnya, lalu bibir kami pun berpagutan, kami berciuman  dengan nafsunya seperti dua orang yang saling mencintai.

Tanganku sudah mulai bergerilya, sambilkuremas-remas bokongnya dengan tanganku, lalu kontolku mulai menegang  karena bersentuhan dengan memeknya yang tembem itu. Dan Tubuh kami bergerak-gerak seperti sedang menikmati kenikmatan yang mulai terasa mengalir di dalam  darah kami masing-masing.

Sambil Kudorong tubuhnya ke pintu dan kupeluk dia dengan lembutnya, lalu  ciuman ku turunkan ke bagian lehernya, saat kuciumi lehernya yang putih dan itu Dita semakin pasrah dalam kenikmatannya, dan kuturunkan lagi wajahku menciumi bagian dadanya, dengan  perlahan tanganku mulai mengangkat kaosnya ke atas, sambil kuremas dadanya dengan tanganku bergantian,

Dia langsung menggelinjang saat kuciumi kembali lehernya sambil kubuka pengait BHnya dari belakang. ohh....sekarang puting susunya nampak jelas di depanku, dan kumainkan dengan jariku sesekali  kuremas-remas kemudian kuhisap-hisap dengan nafsunya, Reaksi Ditapun menggelinjang dan menggoyang-goyangkan tubuhnya. Dita seperti kesurupan, akupun makin bernafsu saja melihat Dita yang pasrah sambil menyerahkan tubuhnya untukku.

Tanganku mulai turun ke bawah sambil menyelinap ke dalam celana nya, kumulai merasakan kehangatan memek Dita, mulai lagi kugesek-gesek dengan jariku sambil kucoba memasukkan dengan lembut jari telunjukku ke dalam memeknya. Dan Dita memegang tanganku sepertinya menahan sambil menyuruhku memasukkan jariku dengan lebih lembut . Lalu aku  memasukkan jariku lebih ke dalam lagi, Ditapun mendesah tandanya dia menikmatinya akupun juga semakin bersemangat untuk mengocokkkan  jariku ke dalam memeknya.

Tanganku yang dari tadi ingin bebas meraba-raba memeknya , maka aku turunkan saja celana dalamnya sekaligus celana dalamnya, Dan Dita mulai memelukku erat sepertinya  tidak ingin kehilangan kenikmatan itu. Dan kubalas pelukannya dengan ciuman di keningnya, lalu kuraba-raba memeknya sambil kujilati puting susunya yang kenyal itu . sungguh aku sangat menikmati permainan ini.

Segera kugendong tubuh Dita masuk ke dalam kamarku, lalu kurebahkan dia di atas kasur, sambil kutelanjangi dia, Anehnya  dia diam saja hanya sedikit malu sambil tanganya menutupi memeknya. Dan akupun segera melepaskan baju dan celanaku, sehingga sekarang kami berdua sudah sama-sama bugil. Dan tidak menyangka aku bisa mendapatkan rejeki nomplok kayak gini.

Ternyata seorang cewek cantik SMA yang sedang ranumnya  itu sudah bertelanjang bulat di depanku sambil pasrah aku entot memeknya. Oh ini semua berkat obat perangsang wanita Potenzol pemberian dari  Pak Salman. Akupun mulai  membuka pahanya lebar-lebar dan menindihnya sambil kuciumi bibirnya dan  tanganku mulai meremas-remas kedua belah dadanya,

Dan penisku seperti menemukan sarangnya yang selama ini diidamkanya , kemudian tangan Dita memegang penisku sambil mengarahkanya  ke dalam lubang senggamanya, lalu beberapa saat kemudian sleeppppp..sleeeppp... penisku mulai masuk ke dalam vaginanya, Lalu dinding vaginanya itu mulai  memberikan sensasi kenikmatan yang luar biasa. dan penisku kayak disedot-sedot sama  memeknya, karena memeknya sempit kenyal dan juga hangat, betapa  nikmat sekali.

Dan dengan lembut kukeluar-masukkan Penisku di memeknya Dita, sambil kukocok-kocok dengan perlahan  lalu kukeluarkan dan kumasukkan lagi tapi lebih ke dalam memeknya . Dan Ditapun mengerang keenakan, dia menggigit bibirnya, Dan aku juga semakin nikmat saja. Lalu Kuangkat pahanya ke atas, sambil kutarik penisku dan kembali lagi kontolku kumasukkan dari arah atas memeknya, dengan perlahan dan sleepp… akhirnya kontolku masuk lagi ke lubang memeknya yang semakin hangat, sekarang  seutuhnya penisku sudah masuk  lubang vagina Dita.

Ditapun memelukku dengan erat, sambil terus kupacu kontolku keluar masuk memeknya dengan cepat dan penisku terasa agak panas  dan sepertinya spermaku  mau keluar, lalu segera  kucabut penisku , takutnya  kalau spermaku masuk di dalam, nanti Dita bisa hamil. Lalu Kugesek-gesekkan kontolku diarea di belahan dadanya Dita, tangannya  membantuku dengan  mengurut-urut penisku, akhirnya .... cuuurrrr spermaku keluar membasahi belahan dada Dita.

Oh... rasanya  nikmat sekali ngentotin memek anak SMA, Dita kapan-kapan kita ML lagi ya, Dan Ditapun sudah bersedia menyerahkan tubuhnya padaku, ah siapa tahu besok Fera atau bahkan temannya yang lain kesini , Dan akan kuberi obat perangsang Ampuh juga , lalu  akhirnya …mereka semua  kuentot juga… ahhh ahhh... hahahah .....aaaahhh nikmatnya.
Download ITIL Online Review